Walikota Ankara-Turki, Melih Gokcek, menuding Badan Intelejen Zionis-Israel MOSSAD bertanggung jawab atas serangan bersenjata di kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di ibukota Paris.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman :
Ø¥ِÙ†َّ Ù‡َذَا الْÙ‚ُرْØ¡َانَ ÙŠَÙ‡ْدِÙŠ Ù„ِÙ„َّتِÙŠ Ù‡ِÙŠَ Ø£َÙ‚ْÙˆَÙ…ُ ÙˆَÙŠُبَØ´ِّرُ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ الَّذِينَ ÙŠَعْÙ…َÙ„ُونَ الصَّالِØَاتِ Ø£َÙ†َّ Ù„َÙ‡ُÙ…ْ Ø£َجْرًا Ùƒَبِيرًا ÙˆَØ£َÙ†َّ الَّذِينَ Ù„َا ÙŠُؤْÙ…ِÙ†ُونَ بِالْآخِرَØ©ِ Ø£َعْتَدْÙ†َا Ù„َÙ‡ُÙ…ْ عَذَابًا Ø£َÙ„ِيمًا
“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih". (Q.S. al-Isra’ : 9 – 10)
![]() |
| Walikota Ankara - Melih Gokcek (haberdokuz.com) |
(Mediaislamia.com) --- Walikota Ankara-Turki, Melih Gokcek, menuding Badan Intelejen Zionis-Israel MOSSAD bertanggung jawab atas serangan bersenjata di kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di ibukota Paris.
Pernyataan ini dilontarkan walikota Melih Gokcek dalam pembukaan muktamar ke 4 Organisasi Pemuda Partai Keadilan dan Pembangunan Turki di ibukota Ankara hari Selasa (13/01) kemarin.
Dalam pidatonya Melih Gokcek mengatakan “Tujuan Mossad dari pembunuhan di kantor redaksi Charlie Hebdo dan perusakan Masjid di Perancis adalah untuk memicu permusuhan terhadap Islam.”
Selain itu Melih Gokcek menambahkan bahwa serangan berdarah ini adalah salah satu upaya balas dendam Zionis-Israel atas kebijakan Senat Perancis yang mengakui negara Palestina dan menyerukan pemerintahan Francois Hollande untuk segera mengakuinya.
Hingga Senin (12/01) malam sedikitnya 50 aksi penyerangan terhadap Muslim Perancis terjadi pasca insiden penembakan Charlie Hebdo dan penyaderaan di toko makanan milik warga Yahudi.







COMMENTS